Papua Selatan, sinar berita|Kementerian Pertahanan sangat mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional. Hal itu diawali pembentukan sentra-sentra lumbung pangan, salah satunya di Merauke, yang juga mencakup peningkatan industrialisasi pertanian melalui pembangunan pabrik-pabrik pengolahan hasil pertanian dan pembentukan badan cadangan logistik strategis untuk ciptakan ketahanan pangan.
Hal itu dikemukakan oleh wakil Menteri Pertahanan RI M. Herindra ketika melakukan kunjungan kerjanya di Kabupaten Merauke provinsi Papua Selatan, Rabu (17/4/2024).
Kunjungan Wamenhan tersebut untuk meninjau berlangsungnya panen Raya padi di lahan Distrik Semangga, seluas 17.630,67 hektar, yang merupakan salah satu Kawasan Sentral Produksi Pangan (KSPP) I Greater Merauke.
Setiba di Bandara Mopah Merauke, Wamenhan disambut oleh Mentan Andi Anwar Sulaiman, Bupati Merauke Romanus Mbaraka, dan Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan.
Pada kesempatan itu, Menteri Pertanian Andi AmraN Sulaiman memakaikan topi adat Papua kepada Wakil Menteri Pertahanan, sebagai simbol diterima di Tanah Papua.
Di tengah hujan lebat, Menteri Pertanian bersama Wamenhan meninjau panen raya padi dan turun langsung ke area sawah yang akan dipanen, menggunakan alat mekanisasi pertanian berupa combine harvester yang kemudian masuk pada proses pencacah gabah.
“Terima kasih Pak Mentan. Ini kita di Merauke sedang melaksanakan panen raya, lambang yang terkuat padi, dalam rangka ketahanan pangan. Mudah-mudahan ke depan Indonesia dapat berswasembada pangan,” ucap Herindra.
Dalam kegiatan tersebut Wamenhan didampingi Asisten Khusus Menhan Bidang Ketahanan Pangan Letjen TNI (Purn) Ida Bagus Purwalaksana, Asisten Khusus Wamenhan Brigjen TNI (Purn) Rosdianto, Ketua Satgas Percepatan Matra Darat Letjen TNI (Purn) Putranto, Kepala Cadangan Logistik Strategis Kemhan RI Brigjen TNI Heru Sudarminto, dan Karo Humas Setjen Kemhan Brigjen TNI Edwin Adrian Sumantha. [Setjen Kemhan/Red]







