Jakarta, sinar berita| Garmin Run 2024 yang membawa tema inclusivity dan sustainability mengajak atlet atau pelari penyandang disabilitas untuk berpartisipasi. Johanna Caroline dan Natrio Catra Yososha memberikan tips latihan mereka jelang lomba pada September nanti.
Jakarta, 6 Mei 2024 – Garmin, leading GPS smartwatch brand, Garmin mengumumkan acara tahunan Garmin Run 2024 Asia Series di Indonesia, Senin (6/5/2024). Event lari yang mengajak pelari dari berbagai tingkat kemampuan ini akan diselenggarakan di ICE BSD pada Minggu 29 September 2024 mendatang.
Tahun ini Garmin Run Indonesia special mengangkat tema, Sustainability dan Inclusivity. Dengan tema baru ini, Garmin optimis masyarakat akan mendapatkan pengalaman berlari bagi para penyandang disabilitas.
Pengguna wheelchair mendapatkan jalur khusus berkompetisi di sepanjang rute yang ditentukan dan bagi penyandang hearing impaired, dengan beragam tanda visual yang memudahkan selama berlari.

Tips Latihan ala Johanna Caroline
Johanna Caroline, yang tergabung dalam komunitas Jakarta Swift Wheelchair Basketball Athlete memaparkan bahwa komunitas difabel sangat antusias dan melihat bahwa Garmin Run 2024 Asia Series di Indonesia benar-benar perayaan lari yang turut merayakan semua lapisan masyarakat.
Adapun beberapa poin-poin inklusivitas yang menjadi sorotan ketika penyandang disabilitas secara aktif didukung untuk terlibat dalam olahraga menurut Johanna adalah, meningkatkan kesehatan secara fisik, mental, emosional, dan tingkat kesejahteraan yang lebih, meningkatkan kepercayaan diri, membangun hubungan yang kuat, meningkatkan kesadaran tentang kesulitan, kesetaraan, dan pentingnya memperlakukan sesama individu dengan saling menghormati dalam ruang publik.
Johanna memberikan bocoran latihan yang rutin dilakukannya untuk menjaga kebugaran, mencakup strength training atau latihan beban dan endurance workout seperti kardio, track dan field racing.
Selain berlatih fisik, Johanna juga menyiapkan mental dan mempertajam fokus agar koordinasi dengan tim lebih baik lagi.
“Jangan biarkan keterbatasan menjadi hambatan. Mulailah dengan langkah kecil dan percaya pada kemampuan Anda, lalu gunakan itu sebagai batu loncatan untuk terus bergerak maju,” tutup Johanna Caroline.

Kesiapan Natrio Catra Yososha Jelang Garmin Run 2024
Natrio Catra Yososha, pelari penyandang Autism Spectrum Disorder pertama di Indonesia yang menyelesaikan Marathon 42.195 KM, menyampaikan dukungannya terhadap langkah Garmin yang mengusung tema inclusivity dan melibatkan lebih banyak lagi golongan masyarakat untuk berpartisipasi.
Pria yang akrab disapa Osa ini berharap, ajang ini akan memotivasi seluruh golongan penyandang autisme untuk bersosialisasi dan saling berkembang.
Dijelaskan, penyelenggaraan Garmin Run Asia Series 2024 akan memperhatikan beberapa aspek perlombaan yang memudahkan penyandang disabilitas rungu wicara saat memulai race, diman pada prosesi flag off, peserta akan disuguhi layar besar yang menunjukkan hitungan mundur, sehingga tak hanya aba-aba lisan, tapi juga akan ada visual yang mengindikasi race dimulai
Pendaftaran Garmin Run 2024 di Indonesia sudah dibuka dengan menawarkan 3 nomor lari untuk dewasa dan Kids Dash.
Harga yang ditawarkan pun beragam, untuk kategori 5K, harga normalnya adalah 325.000 rupiah. Sedangkan untuk kategori 10K dihargai 425.000 rupiah, dan untuk kategori 21K, harganya adalah 650.000 rupiah serta untuk anak-anak, harga tiketnya adalah 200.000 rupiah.
Pendaftaran Garmin Run dapat mengunjungi https://bit.ly/GRID2024.
[Ist/]







