Rabu, Oktober 14, 2026

Permasalahaan Sampah, Imbas Rangkaian Panjang Manusia Perlakukan Alam Sebagai Objek Semata

sinar berita|Minimnya peran serta masyarakat dalam penanganan sampah di lingkungan sekitarnya, menimbulkan keprihatinan mendalam. Seiring dengan berjalannya waktu, hal ini akan memiliki dampak cukup besar terhadap keseimbangan alam dan lingkungan.

Pengelolaan sampah yang baik dengan terobosan teknologi dapat digunakan sebagai kekuatan untuk mengurai masalah sampah. Sinergisitas pemerintah dan masyarakat terutama penggiat lingkungan di setiap daerah untuk atensi pada pengentasan permasalahan lingkungan yang berdaya guna dan berdaya jual.

Dalam Undang-undang nomor 18 tahun 2009 tentang Pengelolaan Sampah, sampah didefinisikan sebagai sisa kegiatan sehari-hari manusia dan proses alam yang berbentuk padat. Dalam kehidupan manusia, sampah dalam jumlah besar disebut dengan limbah.

Sampah Organik

Sampah Organik merupakan sampah yang berasal dari kegiatan pertanian, perikanan, dan kegiatan lainnya. Sebagian besar sampah organik berasal dari sampah rumah tangga seperti kulit buah, sisa sayuran dan makanan yang tidak  dihabiskan. Sampah organik juga dibagi menjadi dua yaitu, sampah organik basah dan sampah organik kering.

Sampah organik basah adalah sampah organik yang mempunyai kandungan air yang cukup tinggi seperti kulit buah, kulit sayuran dan biji buah. Sementara sampah organik kering adalah bahan organik yang kandungan airnya kecil. Contoh sampah organik kering di antaranya, kayu atau ranting pohon, dedaunan kering, sisik ikan, kulit telur, batok kelapa dan serbuk gergaji.

 

Sampah Anorganik

Sampah anorganik adalah sampah yang dihasilkan dari proses industri, biasanya membutuhkan waktu yang panjang untuk dapat terurai dengan tanah. Sampah anorganik ditemui dalam bentuk botol plastik, tas plastik, kaleng dan lain sebagainya, dimana sumber utamanya yakni aktivitas kehidupan manusia.

Keberadaan sampah dapat diukur dari tingkat penggunaan masyarakat terhadap suatu jenis material. Adapun material yang lazim digunakan dalam lingkungan masyarakat yakni, hampir seluruh kegiatan industri seperti sampah elektronik, sampah plastik, sampah makanan, dan jenis-jenis lainnya. Namun, yang paling kerap ditemui dalam lingkungan masyarakat adalah sampah plastik, yang saat ini menjadi masalah kita bersama.

Bagaimana Kita Dapat Selesaikan Permasalahan Sampah?

Pada tanggal 21 Januari 2005 kita diingatkan tentang kasus ledakan gas metana dari dalam gunungan sampah Tempat Penampungan Akhir (TPA) Cireundeu Jawa Barat. Kejadian itu dikategorikan sebagai bencana serius  dan diperingati sebagai Hari Penanganan Sampah Nasional (HPSN) oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Ledakan gas metana tersebut mengakibatkan kematian sebanyak157 orang, kebanyakan warga masyarakat yang berprofesi sebagai pemulung, yang merupakan ‘pengurai’ paling berjasa. Tidak hanya  itu, masalah sampah di sekitar TPA Cireundeu dikenal sebagai penyebab longsor di Kampung Cilimus dan Kampung Pojok.

Sebagai manusia yang hidup di jaman modern, dengan segala kemajuan teknologi, kita harus kembali berinteraksi dengan alam, dan tidak menjadi majikan baru yang memperbudak segala sesuatu di sekitar kita, karena pada dasarnya manusia merupakan satu kesatuan dengan siklus alami.

Berinteraksi dengan alam, memaknai, alam dan seisinya diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa dimana Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) menjadi tulang punggung dalam pembangunan untuk memelihara bumi, bukan untuk menghancurkan bumi.

 

Pemerintah harus terbuka dan memberikan dukungan kepada mahasiswa pecinta alam di Indonesia yang melakukan kegiatan dan program kerjanya, mengingat mahasiswa adalah agen perubahan yang nyata, sebagaimana tiga landasan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu, Pendidikan, Penelitian dan Pengembangan, dan Pengabdian Kepada Masyarakat. [Rian Fajar Aritonang]

 

RICHARD ARITONANGhttps://www.sinar-berita.com/
sinar-berita.com adalah media publikasi cetak dan online yang juga menggunakan facebook, twitter, instagram

Related Articles

COSMAX Indonesia Raih Sertifikasi AEO dari Dirjen Bea dan Cukai

Jakarta, sinar-berita.com| COSMAX Indonesia memperoleh sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pencapaian ini menempatkan...

COSMAX Indonesia Hadirkan Enam Poster di IFSCC 2026

Perth, sinar-berita.com| Memperkuat kehadirannya di panggung riset kosmetik global dalam Kongres Ke-36 International Federation of Societies of Cometic Chemists (IFSCC) 2026 yang diselenggarakan di...

PT COSMAX Indonesia Raih Most Immersive Award dan Sustainability Award

Kabupaten Tangerang, sinar-berita.com| Menghadirkan beragam inovasi produk dan konsep kecantikan serta merepresentasikan trend industri kecantikan tahun 2027, COSMAX Indonesia kembali ambil bagian dalam gelaran...

FPMI Datangi Mabes Polri, Desak Kapolri ‘Berantas’ Oknum Yang Coba Bekingi Mafia Gas

Jakarta, sinar-berita.com|Forum Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (FPMI), dipimpin Ketua Umumnya Shella Maulana, hari ini mendatangi Mabes Polri untuk menyampaikan sikap tegas terhadap maraknya mafia...

Aroma Limbah PT JPN Diduga Penyebab Siswa SMPN 4 Jombang Mual

Jombang, sinar-berita.com| Aktivitas belajar mengajar di SMPN 4 Jombang. Jawa Timur tergangggu akibat munculnya bau menyengat yang diduga berasal dari limbah cair pengolahan ayam...

Langgar Rambu Lalin, Sopir Truk Diduga Gunakan SIM Palsu

Jombang, sinar-berita.com|Saat melakukan patroli hunting, di jalan Cempaka desa Mojongapit Jombang Jawa Timur, petugas Unit Turjawali Polres Jombang Jawa timur temukan pengemudi truk yang...

PT SGS Jombang Terus Mangkir dalam Sidang Kasus PHK Buruh

Jombang, sinar-berita.com| Perusahaan kayu lapis PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) Kabupaten Jombang  Jawa Timur, kembali tidak hadir  dalam persidangan perkara perselisihan hubungan Industrial  yang...

Puntung Rokok, Diduga Pemicu Kebakaran Rumah di Tembelang Jombang

Jombang, sinar-berita.com| Bangunan rumah milik Supiah warga dusun Kontol kecamatan Tembelang kabupaten Jombang Jawa timur terbakar, Senin (21/9/2026). Kebakaran diduga dipicu puntung rokok mengenai...

Gelar RUPSLB, Ratu Kantongi Restu Pemegang Saham, Perkuat Penambahan Modal

Jakarta, sinar-berita.com|PT. Raharja Energi Cepu Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Selasa (8/9/2026). Acara Rapat yang diselenggarakan memperoleh persetujuan...
- Advertisement -

Latest Articles