Jakarta, sinar–berita.com| Dalam paparan (public expose) Insidentil 2025, yang berlangsung di The City Tower Jakarta, Rabu ( 24/9/25 ), Direktur Utama PT. Citra Putra Reality (Clay) Nani Adriani menyebutkan, saat ini perseroan fokus mengoptimalkan kinerja unit hotel seperti The Stones Hotel di Bali dan Clay Hotel.
Meski demikian, lanjutnya, pembangunan rumah sakit Royal Sukadana di Pontianak Kalimantan Barat, tetap menjadi prioritas strategis perusahaan, dan saat ini proses pembangunannya sudah dimulai dengan penyelesaian fondasi dan segera berlanjut ke tahap struktur, yang ditargetkan akan rampung dalam waktu kurang lebih satu tahun setengah kedepan.
Sementara Direktur PT. Citra Putra Reality TBK, Chairul Umaiya menegaskan, proyek ini akan dibeayai melalui pendanaan internal perusahaan serta kerjasama dengan pihak perbankan.
Chairul juga menjelaskan bahwa pembangunan Rumah Sakit Royal Sukadana akan terus dilanjutkan meski keuangan perusahaan mengalami penurunan signifikan pada kuartal II/ 2025.
Pendapatan tercatat hanya Rp 53,12 milliar, turun 51,30 persen, dibandingkan kuartal II / 2024 yang mencapai Rp 107.03 milliar. Kebijakan Pemerintah dalam menerapkan efisiensi anggaran tahun 2025 berdampak pada lesunya bisnis perhotelan sehingga pendapatan menurun tajam.
Lebih lanjut Chairul Umaiya, mengatakan PT. Citra Putra Reality tidak membangun Hotel baru di Pontianak Kalbar, karena menurutnya, industri hotel saat ini sudah sangat ketat persaingannya. Membangun Rumah Sakit di wilayah Pontianak Kalbar, berdasarkan kajian hampir 50 persen masyarakat Kalimantan sangat membutuhkan karena masyarakat sering berobat ke rumah sakit di Kucing Malaysia.
Clay, dengan kesempatan tersebut, daripada membangun Hotel, lebih memilih membangun rumah sakit untuk mengambil potensi pasien rawat jalan dan inap ke Malaysia. [Maria]







