ABU DHABI, SINAR-BERITA.COM – Sehari setelah kematian pemimpin UEA (Uni Emirat Arab) Sheikh Khalifa Jumat (13/5/2022), UEA langsung punya pemimpin baru yakni, pangeran Mohamed bin Zayed (MBZ) Al Nahyan, yang terpilih menjadi presiden Uni Emirat Arab (UEA) pada Sabtu (14/5).
Media resmi pemerintah UEA melaporkan, para penguasa tujuh sheikh di negara itu membuat keputusan pada pertemuan yang diadakan di Istana Al-Mushrif di Abu Dhabi, seperti dikutip dari kantor berita WAM.
“Kami mengucapkan selamat kepadanya, kami dan orang-orang kami bedrjanji setia kepadanya,” kata pengusaha di Dubai, Sheikh Mohammed bin Rashid Al-Maktoum, dalam akun Twitter, setelah pemungutan suara.
“Seluruh negara dipimpin olehnya untuk mengambil jalan kemuliaan dan kehormatan, Insya Allah,” tambahnya.
MBZ dipilih menjadi presiden UEA sehari setelah kematian saudara tiri nya, Syekh Khalifa yang sebelumnya menduduki posisi itu sejak tahun 2004. Pangeran MBZ dipilih oleh Dewan Tertinggi Federal, setelah bertahun-tahun bertindak di belakang layar saat saudara tiri nya Sheikh Khalifa absen karena kesehatan yang buruk.
Pangeran berpengaruh ini akan menjadi pengganti Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan. MBZ, adalah figur modernis pro-Barat yang membawa UEA lebih dekat dengan Amerika Serikat dan para sekutunya.
Sheikh Khalifa dikenal dengan kiprahnya memimpin negara Teluk Arab tersebut melalui krisis keuangan global, dan membawa transformasi ekonomi yang cepat, sejak menjabat pada 2004.
Sheikh Khalifa jarang terlihat di depan umum, sejak menderita stroke pada tahun 2014, hingga meninggal Jumat 13 Mei 2022 lalu dalam usia 73 tahun.
Sebagai penguasa Abu Dhabi, Sheikh Khalifa merupakan orang besar dan terkaya dari tujuh syekh yang ada di UEA.
Pangeran MBZ (61), presiden UEA yang baru ini, termasuk figur yang dikenal di Indonesia. Namanya dijadikan nama jalan tol MBZ, tol layang terpanjang dan jalan tol bertingkat (double decker motorway) pertama ditengah Jakarta-Cikampek.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengucapkan belasungkawa atas wafatnya Presiden Uni Emirat Arab (UEA) sekaligus Raja Abu Dhabi itu melalui akun Instagramnya. Dikatakan Luhut, sosok Sheikh Khalifa memiliki kesamaan dengan presiden Joko Widodo.
“Meskipun hanya pernah sekali bertatap muka, namun sosok Sheikh Khalifa yang saya kenal punya banyak kemiripan dengan Presiden Joko Widodo, yaitu seorang pendengar yang baik, begitu rendah hati dan punya kepedulian yang tinggi pada kepentingan rakyat UAE secara keseluruhan,” kata Luhut.
Edited/Published by: Richard Aritonang







