Kamis, Oktober 15, 2026

Tuntaskan Kejadian Depo TBBM Plumpang Jakarta Utara Secara Elegan dan Obyektif

Jakarta, SINAR-BERITA.com|* Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meminta agar masyarakat yang dipindahkan dari sekitar Depo Pertamina Plumpang di jalan Tanah Merah Bawah kelurahan Rawa Badak Selatan kecamatan Koja, Jakarta Utara. Bukan sebaliknya, memindahkan Depo Pertamina Plumpang yang dipindahkan, pasca kebakaran pipa yang menewaskan sedikitnya 19 orang meninggal beberapa waktu lalu.

“Jangan dibalik-balik. Plumpang itu sudah dibuat di sana, ada daerah kosong atau buffer zone. Jangan depo yang disuruh pindah, orang yang tidak berhak di situ yang harus pindah,” ujar Luhut di Pushidrosal TNI AL Jakarta Utara, Senin (6/3/2023).

Luhut menuturkan agar tidak membolak-balik fakta yang ada. Ia menuturkan bahwa keberadaan Depo sudah dirancang secara matang pada waktu pembangunanannya sekitar tahun 1970, disediakan buffer zone (zona aman) kurang lebih 50 meter

Luhut juga menambahkan bahwa orang yang memberikan izin kepada warga agar tinggal di kawasan depo itulah yang tidak benar.

“Yang memberikan izin itu saya kira tidak benar. Karena itu tanggung jawablah, sudah ada berapa nyawa hilang,” kata Luhut.

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir mengemukakan bahwasanya pihaknya telah berkoordinasi dengan Pelindo, dan memastikan Tahun 2024 Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) akan rampung dan siap beroperasi.

“Kilang akan pindah ke tanah Pelindo. Kita sudah koordinasi dengan Pelindo itu lahannya akan siap dibangun akhir 2024. Pembangunan memerlukan waktu 2 hingga 2,5 artinya, masih ada waktu yang cukup,” terangnya via video, di hari yang sama.

Sebelumnya, beredar khabar bahwa status lahan sekitar Depo Pertamina Plumpang dijadikan alat kontrak politik untuk memenangkan salah satu kandidat calon Gubernur DKI Jakarta tahun 2017 lalu, yang menjanjikan akan mengeluarkan izin dan sertifikat lahan buffer zone TBBM Plumpang, yang secara sproradik ditempati oleh masyarakat penggarap sejak tahun 80-an.

Namun, kurangnya proteksi yang dilakukan oleh pihak Pertamina dan BUMN dalam mengamankan lahannya, dan masifnya masyarakat penggarap ketika itu serta didukung ambisius yang keliru yang dilakukan salahsatu oknum yang ingin jadi gubernur, kejadian yang menghilangkan 19 nyawa dan ribuan warga menjadi pengungsi, dijadikan panggung saling menyalahkan dan mengarah pada pemerintahan.

Padalah, jika aturan dijalankan dan proteksi berkesinambungan dilakukan, juga membuka dan menindak penyebab warga tetap berada di atas buffer zone TBBM Plumpang Jakarta Utara, persoalan terbakarnya TBBM Plumpang adalah kesalahan internal kerja dan mengapa ada korban eksternal atasnama masyarakat? Bagaimana masyarakat tersebut ada disana dan merasa permanent, itu juga harus diusut dan ditindak agar kejadian Depo Plumpang tidak jadi bahan ‘kulikan’ pihak tertentu yang mengatasnamakan media publik.

Edited By: Richard Aritonang

RICHARD ARITONANGhttps://www.sinar-berita.com/
sinar-berita.com adalah media publikasi cetak dan online yang juga menggunakan facebook, twitter, instagram

Related Articles

COSMAX Indonesia Raih Sertifikasi AEO dari Dirjen Bea dan Cukai

Jakarta, sinar-berita.com| COSMAX Indonesia memperoleh sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pencapaian ini menempatkan...

COSMAX Indonesia Hadirkan Enam Poster di IFSCC 2026

Perth, sinar-berita.com| Memperkuat kehadirannya di panggung riset kosmetik global dalam Kongres Ke-36 International Federation of Societies of Cometic Chemists (IFSCC) 2026 yang diselenggarakan di...

PT COSMAX Indonesia Raih Most Immersive Award dan Sustainability Award

Kabupaten Tangerang, sinar-berita.com| Menghadirkan beragam inovasi produk dan konsep kecantikan serta merepresentasikan trend industri kecantikan tahun 2027, COSMAX Indonesia kembali ambil bagian dalam gelaran...

FPMI Datangi Mabes Polri, Desak Kapolri ‘Berantas’ Oknum Yang Coba Bekingi Mafia Gas

Jakarta, sinar-berita.com|Forum Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (FPMI), dipimpin Ketua Umumnya Shella Maulana, hari ini mendatangi Mabes Polri untuk menyampaikan sikap tegas terhadap maraknya mafia...

Aroma Limbah PT JPN Diduga Penyebab Siswa SMPN 4 Jombang Mual

Jombang, sinar-berita.com| Aktivitas belajar mengajar di SMPN 4 Jombang. Jawa Timur tergangggu akibat munculnya bau menyengat yang diduga berasal dari limbah cair pengolahan ayam...

Langgar Rambu Lalin, Sopir Truk Diduga Gunakan SIM Palsu

Jombang, sinar-berita.com|Saat melakukan patroli hunting, di jalan Cempaka desa Mojongapit Jombang Jawa Timur, petugas Unit Turjawali Polres Jombang Jawa timur temukan pengemudi truk yang...

PT SGS Jombang Terus Mangkir dalam Sidang Kasus PHK Buruh

Jombang, sinar-berita.com| Perusahaan kayu lapis PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) Kabupaten Jombang  Jawa Timur, kembali tidak hadir  dalam persidangan perkara perselisihan hubungan Industrial  yang...

Puntung Rokok, Diduga Pemicu Kebakaran Rumah di Tembelang Jombang

Jombang, sinar-berita.com| Bangunan rumah milik Supiah warga dusun Kontol kecamatan Tembelang kabupaten Jombang Jawa timur terbakar, Senin (21/9/2026). Kebakaran diduga dipicu puntung rokok mengenai...

Gelar RUPSLB, Ratu Kantongi Restu Pemegang Saham, Perkuat Penambahan Modal

Jakarta, sinar-berita.com|PT. Raharja Energi Cepu Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Selasa (8/9/2026). Acara Rapat yang diselenggarakan memperoleh persetujuan...
- Advertisement -

Latest Articles