Cianjur, SINAR-BERITA.com|● Untuk mengurangi food waste dan menekan tingkat rawan pangan dan gizi terus bergulir. Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) bersama FoodCycle Indonesia (FCI) salurkan donasi pangan bagi korban gempa Cianjur, Kamis (19/01/2023) di Kampung Ciherang desa Ciputri, Cianjur Jawa Barat.
Kepala Desa Ciputri Nia Novi Hertini mengungkapkan terima kasihnya atas donasi pangan yang diterimanya.
“Kami ucapkan terima kasih bantuan donasi pangan ini, pastinya bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami, dan ke depannya masih bisa bergulir serta apa yang diberikan bermanfaat bagi kami yang saat ini masih berjibaku pasca bencana,” tuturnya.
Donasi pangan ini merupakan bantuan lanjutan yang diinisiasi NFA bersama para mitra strategis terkait. Sejak gempa Cianjur, tercatat NFA telah menyalurkan donasi pangan sebanyak empat tahap dan mendistribusikannya melalui mobil logistik pangan.
Desember 2022 NFA telah menginisiasi tiga unit mobil logistik pangan dan satu mobil food truck untuk mengumpulkan pangan yang berpotensi food waste dan menyalurkannya kepada masyarakat yang membutuhkan.

Inisiasi ini merupakan tindak lanjut komitmen kerja sama Gerakan Pencegahan Food Waste dalam Rangka Kewaspadaan Pangan dan Gizi antara NFA dengan sembilan asosiasi dan lembaga penggiat pencegahan food waste.
Deputi Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi NFA Nyoto Suwignyo yang hadir dalam penyerahan donasi tersebut mengatakan, langkah aksi ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan dalam upaya pemulihan pasca gempa bagi masyarakat korban gempa Cianjur.
“Hari ini kita bersama Food Cycle Indonesia menyalurkan bantuan pangan untuk korban bencana alam di Cianjur. Ini berasal dari berbagai sumber hasil kolaborasi dengan Foodcycle,” ujar Nyoto.
Lebih lanjut Nyoto menjelaskan, gerakan ini akan terus yang terus dilakukan, dan berharap donasi pangan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat terdampak bencana.

Dalam kesempatan yang sama, Founder FCI Astrid Paramita mengungkapkan, dalam pengumpulan dan pendistribusian donasi pangan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak,
“Kami menampung donasi pangan dari berbagai pihak yang memberikan bantuan, dan menyalurkan ke yang membutuhkan sebagai bentuk komitmen dan kepedulian kita kepada masyarakat.
Astrid mengatakan, donasi pangan seperti ini masih dibutuhkan oleh para penyintas bencana selama pemulihan di satu hingga tiga bulan pasca bencana. Untuk itu FCI berkomitmen menyalurkan bantuan secara rutin melalui relawan-relawan dan organisasi lokal agar dapat tersalur dengan cepat dan tepat.
Astrid juga menjelaskan,total donasi pangan yang diberikan dalam kesempatan itu sebanyak 1,5 ton berupa 200 paket pangan untuk 200 KK. Paket donasi pangan per KK terdiri dari: beras 5 Kg, gula 500 gram, minyak goreng 1 liter, garam 500 gram, sarden 425 gr (2 kaleng), saus sambal 135 ml, dan kecap manis 135 ml. [Shanty Rd]







