Jakarta, sinar berita| Sering jatuhnya kendaraan roda dua yang terjadi di jalan Raya Cakung Cilincing, dituding akibat kotoran lumpur dan tanah dari ban Mobil trailer keluar masuk PT Seacon Bintang Sejahtera (SBS) di kawasan KBN Cakung, yang terletak KBN Cakung Blok A Jalan Raya Cakung Cilincing Jakarta Utara.
Ada nya kendaraan keluar masuk depo itu mengakibatkan kotoran lumpur dan tanah yang tertumpah mengakibatkan kendaraan roda dua kerap berjatuhan, dan merugikan pengguna jalan, khsususnya pengendara roda dua.
Seorang petugas unit pemadam yang sedang membersihkan kotoran akibat kendaraan di jalan sekitar Depo milik PT SBS, selasa (19/3/2024) melontarkan tudingan, kotoran tanah dan lumpur yang berjatuhan dari kendaraan milik PT SBS adalah penyebab masalah tersebut.
Petugas Lalu lintas Polsek Cilincing bersama anggota satuan harus bekerja keras mengatur arus kenderaan berat pengangkut peti kemas yang masuk maupun yang keluar dari dan ke depo PT SBS, karena aktivitas masuk keluar kendaraan ukuran besar itu juga kerap menimbulkan kemacetan yang parah.
“Pemerintah bersama Asosiasi pengusaha truk petikemas Indonesia (Aptrindo/KOPABA) harus duduk bersama dan mencari solusi terbaik mengatasi masalah kemacetan tersebut,” tutur Tulus, warga Cilincing, Tugu Selatan Koja Jakarta Utara, yang sering berkendara melewati Jalan raya Cakung Cilincing KBN Cakung,[Mapan]
Dia meminta agar pemerintah menindak tegas setiap depo penimbunan peti kemas yang minim fasilitas, alat yang kurang, ruang parkir tidak memadai.
“Pemerintah harus tegas terhadap depo yang minim fasilitas dan tidak profesional.” katanya.







