Rabu, Oktober 14, 2026

Diduga Asal Jadi, Batu Blonos Seukuran Buah Kelapa Jadi Material Proyek Pemeliharaan Talud Di Jalan Sudiarto Kota Tegal

Kota Tegal, SINAR-BERITA.com|* Pekerjaan proyek pemeliharaan Talud sungai di sepanjang jalan Kolonel Sudiarto kelurahan Panggung kecamatan Tegal Timur, kota Tegal sedang dalam pengerjaan. Namun, proyek tersebut di swakelola oleh Bidang Pengairan DPU Kota Tegal yang melibabtkan tenaga tukang dari masyarakat dengan dikoordinatori staff Pengairan Tenaga Harian Lepas (THL).

Nampak disepanjang Talud sungai, banyak material batu blonos kecil menumpuk. Sebagian lagi tampak sedang di belah, tanpa ada batu belah untuk bahan tambahan campuran artinya 60% batu blonos dan 40% batu belah.

Warga sekitar yang mengaku bernama Bagyo yang ditemui media sinar-berita.com Senin (6/3/2023) menyampaikan, proyek tersebut tidak ada Papan Anggaran serta dirinya tidak tau proyek dari dinas mana di lokasi hanya ada tenaga kerja dan matrial batu pun yang digunakan kecil-kecil serta batu bekas digunakan kembali.

“Proyek sekarang terkesan asal-asalan, Mas, coba dilihat saja materialnya, batu kecil seukuran kepala bayi di pakai lalu dipecah, sedangkan material bekas digunakan kembali, apa tidak asal-asal itu. Kalo seperti itu uang negara akan sia-sia karena tidak mengutamakan mutu kuantitas dan kualitasnya,” bebernya.

Sedangkan menurut Tanto sebagai koordinator lapangan staf THL Bidang Pengairan DPUPR Kota Tegal Menjelaskan, betul, ini proyek swakelola pemeliharaan, kalo masalah matrial batu, pihaknya mengaku menggunakan batu bekas dan batu baru sesuai di lapangan.

“Proyek pemeliharaan ini panjang 45 meter dengan ketinggian yang menyesuiakan kerusakan Talud, ada yang 160 cm dan lebar Talud 40 cm, untuk batu juga menggunakan batu   bekas dan baru, ukuran batu, sesuai di tempat batu blonos lalu ada yang dipecah,” tuturnya jujur.

Sementara, Kepala Bidang pengairan DPUPR Kota Tegal, Emi membenarkan, bahwa memang ada pemeliharaan swakelola Talud di sungai jalan Sudiarto Panggung kota Tegal.

“Untuk jumlah anggaran kita sesuaikan anggaran dulu di RAB seperti biasa. Mengenai material pembatuan, ukuranya menyesuaikan lebar Talud. Nanti coba tak tanyakan mas Wahyu dulu, Kasi (Kepala Seksi) saya,” kata Emi mencoba hubungi orang yang disebutnya..

Kemudian Wahyu Kepala Seksi (Kasi) bidang pengairan DPUPR Kota Tegal menambahkan, Memang pembatuanya tidak memakai batu baru jadi pakai batu lama juga, makanya ada yang kecil dan besar.

“Nanti saya tak konfimasi petugas yang dilapangan dulu, cuma pada kemarin saya lihat ada batu belahnya, aslinya mau batu besar apa batu kecil, yang penting ada batu belahnya gitu, terus misal lebar Talud kecil pakai batu besar, jelas dimensinya nanti kebesaran untuk pasangan Taludnya,” sanggah Wahyu. [Rico]

 

 

 

RICHARD ARITONANGhttps://www.sinar-berita.com/
sinar-berita.com adalah media publikasi cetak dan online yang juga menggunakan facebook, twitter, instagram

Related Articles

COSMAX Indonesia Raih Sertifikasi AEO dari Dirjen Bea dan Cukai

Jakarta, sinar-berita.com| COSMAX Indonesia memperoleh sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pencapaian ini menempatkan...

COSMAX Indonesia Hadirkan Enam Poster di IFSCC 2026

Perth, sinar-berita.com| Memperkuat kehadirannya di panggung riset kosmetik global dalam Kongres Ke-36 International Federation of Societies of Cometic Chemists (IFSCC) 2026 yang diselenggarakan di...

PT COSMAX Indonesia Raih Most Immersive Award dan Sustainability Award

Kabupaten Tangerang, sinar-berita.com| Menghadirkan beragam inovasi produk dan konsep kecantikan serta merepresentasikan trend industri kecantikan tahun 2027, COSMAX Indonesia kembali ambil bagian dalam gelaran...

FPMI Datangi Mabes Polri, Desak Kapolri ‘Berantas’ Oknum Yang Coba Bekingi Mafia Gas

Jakarta, sinar-berita.com|Forum Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (FPMI), dipimpin Ketua Umumnya Shella Maulana, hari ini mendatangi Mabes Polri untuk menyampaikan sikap tegas terhadap maraknya mafia...

Aroma Limbah PT JPN Diduga Penyebab Siswa SMPN 4 Jombang Mual

Jombang, sinar-berita.com| Aktivitas belajar mengajar di SMPN 4 Jombang. Jawa Timur tergangggu akibat munculnya bau menyengat yang diduga berasal dari limbah cair pengolahan ayam...

Langgar Rambu Lalin, Sopir Truk Diduga Gunakan SIM Palsu

Jombang, sinar-berita.com|Saat melakukan patroli hunting, di jalan Cempaka desa Mojongapit Jombang Jawa Timur, petugas Unit Turjawali Polres Jombang Jawa timur temukan pengemudi truk yang...

PT SGS Jombang Terus Mangkir dalam Sidang Kasus PHK Buruh

Jombang, sinar-berita.com| Perusahaan kayu lapis PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) Kabupaten Jombang  Jawa Timur, kembali tidak hadir  dalam persidangan perkara perselisihan hubungan Industrial  yang...

Puntung Rokok, Diduga Pemicu Kebakaran Rumah di Tembelang Jombang

Jombang, sinar-berita.com| Bangunan rumah milik Supiah warga dusun Kontol kecamatan Tembelang kabupaten Jombang Jawa timur terbakar, Senin (21/9/2026). Kebakaran diduga dipicu puntung rokok mengenai...

Gelar RUPSLB, Ratu Kantongi Restu Pemegang Saham, Perkuat Penambahan Modal

Jakarta, sinar-berita.com|PT. Raharja Energi Cepu Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Selasa (8/9/2026). Acara Rapat yang diselenggarakan memperoleh persetujuan...
- Advertisement -

Latest Articles