Rabu, Oktober 14, 2026

Gunakan Dana Desa, Proyek Saluran Dukuhwaru Diduga Tidak Sesuai Rencana Anggaran Biaya Dan Gambar

Kabupaten Tegal, SINAR-BERITA.com|* Proyek pembangunan talud penahan sampah RW04 dan saluran irigasi RW9 yang teletak di desa Dukuhwaru kecamatan Dukuhwaru kabupaten Tegal diduga asal-asalan. Dua paket proyek pekerjaan proyek yang menggunakan anggaran reguler tahap 1 tahun 2023 tersebut menggunakan jenis pembatuan blonos dan batu gunung merah yang rapuh, dan tak layak digunakan untuk pemasangan talud irigasi.

Proyek irigasi yang terdapat di RW9 sebelah timur lapangan desa Dukuhwaru, nilai anggarannya mencapai Rp170.000.000, nampak pasangan batu sisi utara batu belah semua, sisi tengah blonos terpasang full, lantas langsung ditutup spesi adukan, dan sisi selatan nampak batu belah semua terpasang tanpa mengindahkan acuan RAB SNI 40-60, batu blonos dan belah.

Sedangkan proyek talud penahan sampah RW4 yang bernilai anggaran Rp50.000.000,- nampak menumpuk banyak dan sudah terpasang jenis pembatuan batu gunung merah, tidak pakai batu kali padat.

Tenaga kerja pembangunan irigasi RW9 desa Dukuhwaru yang tidak mau menyebutkan namanya menjelaskan  bahwa ini (saluran irigasi-red), ini memang proyek desa.

“Untuk ketinggian dari dasar air pondasi ke pasangan atas irigasi ini tinggi 70 cm dan lebar pondasi 40 cm, untuk panjang keseluruhan kurang tau, proyek ini sudah dua minggu berjalan” ungkap seorang tenaga kerja, yang ditemui, Senin (12/6/2023)

Kepala desa Dukuhwaru Murdiyanto menjelaskan, untuk perbedaan batu, itu dimungkinkan karena keterlambatan pengiriman matrial, sedangkan untuk pekerjaan itu Murdiyanto, yang mengaku pernah menjadi seorang kontraktor, memungkinkan bahwa pekerjaan itu sudah maksimal adanya.

“Jadi pekerjaan irigasi kita ada yang cuma pasang plesteran karena ada yang sudah dipasang warga pembatuanya. Untuk pondasi tinggi 20 cm dan tinggi pasangan sampai muka 70 cm jadi total 90 cm, untuk standar saya usahakan semaksimal mungkin” kata Murdiyanto menanggapi.

Pelaksana Kegiatan Anggaran (PKA)Desa Dukuhwaru Widodo menyampaikan, pekerjaan talud di RW4 memiliki panjang 17.5 meter dengan kedalaman pondasi 1 meter, dan lebar 70 cm. Sedangkan untuk balas pasirnya, digunakan trucuk bambu, mengingat kondisi tanah setempat yang rawan gugur longsor (labil).

“Untuk pembatuan memang saya sudah komplain, datang 1 dam batu tersebut. Untuk analisa, di RAB seharusnya menggunakan batu blonos, namun, berhubung batu blonos lagi susah turunnya, jadi belah seperti itu. Tapi tidak saya pakai, nanti ini saya stop buat urug saja” jelasnya

Widodo juga menawarkan agar awak media sinar-berita bersama membahas hal tersebut di balai desa dan membicarakannya dengan kepala desa. [Rico]

 

 

RICHARD ARITONANGhttps://www.sinar-berita.com/
sinar-berita.com adalah media publikasi cetak dan online yang juga menggunakan facebook, twitter, instagram

Related Articles

COSMAX Indonesia Raih Sertifikasi AEO dari Dirjen Bea dan Cukai

Jakarta, sinar-berita.com| COSMAX Indonesia memperoleh sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pencapaian ini menempatkan...

COSMAX Indonesia Hadirkan Enam Poster di IFSCC 2026

Perth, sinar-berita.com| Memperkuat kehadirannya di panggung riset kosmetik global dalam Kongres Ke-36 International Federation of Societies of Cometic Chemists (IFSCC) 2026 yang diselenggarakan di...

PT COSMAX Indonesia Raih Most Immersive Award dan Sustainability Award

Kabupaten Tangerang, sinar-berita.com| Menghadirkan beragam inovasi produk dan konsep kecantikan serta merepresentasikan trend industri kecantikan tahun 2027, COSMAX Indonesia kembali ambil bagian dalam gelaran...

FPMI Datangi Mabes Polri, Desak Kapolri ‘Berantas’ Oknum Yang Coba Bekingi Mafia Gas

Jakarta, sinar-berita.com|Forum Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (FPMI), dipimpin Ketua Umumnya Shella Maulana, hari ini mendatangi Mabes Polri untuk menyampaikan sikap tegas terhadap maraknya mafia...

Aroma Limbah PT JPN Diduga Penyebab Siswa SMPN 4 Jombang Mual

Jombang, sinar-berita.com| Aktivitas belajar mengajar di SMPN 4 Jombang. Jawa Timur tergangggu akibat munculnya bau menyengat yang diduga berasal dari limbah cair pengolahan ayam...

Langgar Rambu Lalin, Sopir Truk Diduga Gunakan SIM Palsu

Jombang, sinar-berita.com|Saat melakukan patroli hunting, di jalan Cempaka desa Mojongapit Jombang Jawa Timur, petugas Unit Turjawali Polres Jombang Jawa timur temukan pengemudi truk yang...

PT SGS Jombang Terus Mangkir dalam Sidang Kasus PHK Buruh

Jombang, sinar-berita.com| Perusahaan kayu lapis PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) Kabupaten Jombang  Jawa Timur, kembali tidak hadir  dalam persidangan perkara perselisihan hubungan Industrial  yang...

Puntung Rokok, Diduga Pemicu Kebakaran Rumah di Tembelang Jombang

Jombang, sinar-berita.com| Bangunan rumah milik Supiah warga dusun Kontol kecamatan Tembelang kabupaten Jombang Jawa timur terbakar, Senin (21/9/2026). Kebakaran diduga dipicu puntung rokok mengenai...

Gelar RUPSLB, Ratu Kantongi Restu Pemegang Saham, Perkuat Penambahan Modal

Jakarta, sinar-berita.com|PT. Raharja Energi Cepu Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Selasa (8/9/2026). Acara Rapat yang diselenggarakan memperoleh persetujuan...
- Advertisement -

Latest Articles