Rabu, Oktober 14, 2026

Jusuf Rizal Bentuk Pengawas Indonesia Jurnalist Watch (IJW)

Jakarta, sinar berita|Dewan Pers saat ini diduga sudah seperti Tuhan yang mengatur masa depan Pers di Indonesia tanpa kontrol. Agar tidak menjadi Tuhan, wartawan senior, pegiat anti korupsi HM. Jusuf Rizal SH bentuk Indonesia Journalist Watch (IJW) sebagaimana amanat UU Pers 40 tahun 1999 pasal 17 sebagai lembaga pengawasan pers di Indonesia.

Kepada awak media di Jakarta, Selasa (21/5/2024) Jusuf mengatakan, bahwa dalam UU Pers nomor 40 tahun 1999 pada bab VII padal 17 telah diatur peran serta masyarakat untuk turut serta dan dapat melakukan kegiatan guna mengembangkan Pers dan menjamin hak memperoleh informasi yang diperlukan.

“Jadi, Indonesia Journalist Watch (IJW) hadir mengisi kekosongan karena minimnya lembaga pengawasan pers. Sementara pers saat ini tumbuh seperti jamur dimusim hujan. Sedang Dewan pers stagnan jadi organisasi stempel atas nama menjalankan UU,” tegas Jusuf Rizal, Ketum PWMOI.

Menurut penilaian Jusuf Rizal, Dewan pers saat ini terkooptasi wartawan yang menjadi anggotanya. Sementara, dalam UU Pers pasal 15 ayat 4 telah diatur secara rinci fungsi-fungsi Dewan pers.

Seharusnya, Dewan pers hadir untuk semua tanpa ada pengkotak-kotakan. Dewan pers sudah seperti menara gading dengan banyak masalah namun minim pembelaan terhadap pers.

Lebih lanjut Yusuf menyampaikan, peran serta masyarakat dalam pengawasan secara rinci itu, diatur dalam pasal 17 dapat berupa : a, memantau dan melaporkan analisis mengenai pelanggaran hukum, dan kekeliruan teknis pemberitaan yang dilak7kan oleh pers. b, menyampaikan usulan dan saran kepada Dewan Pers dalam rangka menjaga dan meningkatkan kualitas pers nasional.

“Untuk itu, Indonesia Journalist Watch (IJW) akan mengritisi kebijakan-kebijakan yang bertentangan dengan etika, moral, hukum maupun perundang-undangan. Misalnya, kami turut mengkritisi Dewan pers dalam kasus Sambo, dimana diduga ada upaya membungkam pers secara fakta,” katanya.

Menurutnya, saat ini banyak terjadi diskriminasi kepada pers, pers mahasiswa dan wartawan. Dewan pers hanya fokus pada media-media besar yang dibesarkan zaman Orde Baru. Pers kecil, khususnya media Online yang tumbuh ribuan kleleran, terpinggirkan dan bahkan cenderung mau dibunuh lewat kebijakan UKW (Uji Kompetensi Wartawan), dan sertifikasi perusahaan media.

“Media dan wartawan yang belum memenuhi syarat tergabung di Dewan pers sudah seperti penjahat. Dilarang menerima kue iklan. Itu karena Dewan pers berlindung atas nama padal 15 ayat 4 poin. Dewan pers sudah seperti kartel dengan kroninya. Padahal belum tentu wartawan yang belum UKW dan medianya tidak terverifikasi di Dewan pers, kualitasnya lebih bagus dari wartawan yang sudah UKW dengan etika dan moral yang baik ” tegasnya.

Sementara, ketika anggotanya, organasasi PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) tersandung masalah dugaan korupsi dan penggelapan uang Rp 2,9 milyar dari dana bantuan Kementerian BUMN hanya diam seribu bahasa. Padahal ini menyangkut etika, moral dan hukum. Dewan pers hanya membela kelompok kepentingan, tidak berdiri dan hadir untuk seluruh insan pers.

“Indonesian Journalist Watch ( IJW ) akan terus mengritisi kebijakan Dewan pers, pers maupun wartawan dalam industri pers. Karena tanpa ada pengawasan, misalnya masalah bantuan – bantuan pemerintah dan perusahaan ke organisasi pers dipusat maupun daerah, diduga tidak dikelola secara transparan dan akuntable. Rawan korupsi hanya untuk kepentingan pribadi, kelompok dan golongan,” tandasnya. [maria] )

 

 

RICHARD ARITONANGhttps://www.sinar-berita.com/
sinar-berita.com adalah media publikasi cetak dan online yang juga menggunakan facebook, twitter, instagram

Related Articles

COSMAX Indonesia Raih Sertifikasi AEO dari Dirjen Bea dan Cukai

Jakarta, sinar-berita.com| COSMAX Indonesia memperoleh sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pencapaian ini menempatkan...

COSMAX Indonesia Hadirkan Enam Poster di IFSCC 2026

Perth, sinar-berita.com| Memperkuat kehadirannya di panggung riset kosmetik global dalam Kongres Ke-36 International Federation of Societies of Cometic Chemists (IFSCC) 2026 yang diselenggarakan di...

PT COSMAX Indonesia Raih Most Immersive Award dan Sustainability Award

Kabupaten Tangerang, sinar-berita.com| Menghadirkan beragam inovasi produk dan konsep kecantikan serta merepresentasikan trend industri kecantikan tahun 2027, COSMAX Indonesia kembali ambil bagian dalam gelaran...

FPMI Datangi Mabes Polri, Desak Kapolri ‘Berantas’ Oknum Yang Coba Bekingi Mafia Gas

Jakarta, sinar-berita.com|Forum Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (FPMI), dipimpin Ketua Umumnya Shella Maulana, hari ini mendatangi Mabes Polri untuk menyampaikan sikap tegas terhadap maraknya mafia...

Aroma Limbah PT JPN Diduga Penyebab Siswa SMPN 4 Jombang Mual

Jombang, sinar-berita.com| Aktivitas belajar mengajar di SMPN 4 Jombang. Jawa Timur tergangggu akibat munculnya bau menyengat yang diduga berasal dari limbah cair pengolahan ayam...

Langgar Rambu Lalin, Sopir Truk Diduga Gunakan SIM Palsu

Jombang, sinar-berita.com|Saat melakukan patroli hunting, di jalan Cempaka desa Mojongapit Jombang Jawa Timur, petugas Unit Turjawali Polres Jombang Jawa timur temukan pengemudi truk yang...

PT SGS Jombang Terus Mangkir dalam Sidang Kasus PHK Buruh

Jombang, sinar-berita.com| Perusahaan kayu lapis PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) Kabupaten Jombang  Jawa Timur, kembali tidak hadir  dalam persidangan perkara perselisihan hubungan Industrial  yang...

Puntung Rokok, Diduga Pemicu Kebakaran Rumah di Tembelang Jombang

Jombang, sinar-berita.com| Bangunan rumah milik Supiah warga dusun Kontol kecamatan Tembelang kabupaten Jombang Jawa timur terbakar, Senin (21/9/2026). Kebakaran diduga dipicu puntung rokok mengenai...

Gelar RUPSLB, Ratu Kantongi Restu Pemegang Saham, Perkuat Penambahan Modal

Jakarta, sinar-berita.com|PT. Raharja Energi Cepu Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Selasa (8/9/2026). Acara Rapat yang diselenggarakan memperoleh persetujuan...
- Advertisement -

Latest Articles