JAKARTA, sinar-berita.com | – Sejalan dengan pesatnya pertumbuhan sektor logistik yang salah satunya ditunjang oleh layanan pengiriman barang berbasis apilikasi digital, KirimAja menargetkan pertumbuhan pengguna layanan berbasis aplikasi digital hingga 23 persen.
Hal ini sejalan dengan perluasan drop point KirimAja yang saat ini berada di 120 titik layanan yang tersebar di lebih dari 4.000 kecamatan di berbagai wilayah Indonesia.
Dengan berbagai produk layanan ungggulan seperti door-to-door service, layanan pengiriman ekpress hingga Pick-Up Paket dan Antar Paket, sepanjang tahun 2021 lalu, KirimAja berhasil mencatatkan sedikitnya 274.000 transaksi yang sebagian besar didominasi oleh sektor UMKM nasional.
Jumlah tersebut tumbuh sebesar 231 persen dibandingkan catatan transaksi pada tahun 2020 lalu.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menjelaskan, melalui berbagai upaya ekspansif pengembangan bisnis KirimAja, pihaknya memproyeksikan jangkauan pengiriman barang kedepannya lebih luas khususnya keberbagai wilayah perintis, yang turut ditunjang oleh strategi ekspansi jaringan penerbangan yang akan terus akan dikembangkan oleh Garuda Indonesia.
“Kami optimistis layanan ini dapat tumbuh bersama dengan pelaku industri lokal melalui berbagai pengembangan aksesibilitas layanan pengiriman yang berorientasi terhadap model bisnis berbasis komunitas. Selain itu, layanan ini juga didukung sistem pengiriman barang yang terintegrasi dengan layanan kargo udara Garuda Indonesia Group.”, ujar Irfan.[Richard Aritonang]







