JAKARTA, sinar-berita.com |- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB) Tjahjo Kumolo dikabarkan meninggal dunia di Rumahsakit Abdi Waluyo Jakarta, pukul 11.10 WIB Jumat (1/7/2026). Kabar duka ini diterima sinar-berita.com dari situs resmi Kementerian PANRB.
Almarhum meninggal dunia dalam usia 64 tahun akibat infeksi paru. Sebelumnya, diketahui juga, Tjahjo Kumolo juga terkomplikasi mengidap penyakit diabetes telah menjalani perawatan dirumahsakit Abdi Waluyo selama dua pekan terakhir.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang dihubungi lewat ponselnya, menyatakan duka cita mendalam atas berpulangnya sang motivator yang humble dan rendah hati ini.
“Tentu saja saya akan datang ke Jakarta, ini saya sedang on the way menuju rumah kediaman beliau di Kompleks Menteri Widya Chandra Jakarta,” sahut Ganjar.

Pesan Anda telah terkirim
Ganjar mengakui, almarhum Tjahjo Kumolo merupakan sosok yang ramah dan rendah hati, suka bercanda dan murah senyum. Demikian pula momen kerja yang dikenangnya bersama Tjahjo Kumolo, dirinya mengakui keterbukaan Tjahjo dalam memberikan pengarahan dalam diskusi-diskusi serta mendengar aspirasi masyarakat klangan bawah.
Putri almarhum Tjahjo Kumolo Rahajeng Widyaswari yang ditemui di rumahsakit Abdi Waluyo menyampaikan permohonan maaf pabila mendiang ayahnya melakukan kesalahan selama hidupnya.

“Saya sebagai anak pertama, mewakili bapak memohon maaf apabila bapak ada salah selama ini” tutur Rahajeng.
Diinformasikan, jenasah akan disemayamkan di rumah duka di kawasan kompleks Menteri Widya Chandra sebelum di shalatkan di Masjid Qubah lingkungan Kementerian PANRB Jakarta, dan akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan.[Tjie/Red]







