JAKARTA, sinar-berita.com | – Kelakuan para begundal curanmor ini ada saja. Agar tidak diketahui korbannya, motor hasil curian mereka dorong pakai kaki alias distep.
Ini yang terjadi pada hari Jumat (12/08/2022) sekitar pukul 03:00 WIB, di jalan Kebantenan III nomor6 RT006 RW007 kelurahan Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara. Sepeda motor Vario 150 dengan Nopol R 6738 V milik Lukman Nur Faozi (23 tahun) menjadi incaran para begundal ranmor.
Sukses menjalankan aksinya, mereka mendorong motor pakai kaki (distep) melewati Jl.Kebantenan V dan bertemu dengan tim Buser Polsek Cilincing yang sedang melaksanakan kring serse, dipimpin Kanit Reskrim Polsek Cilincing AKP Alex Chandra SH bersama Panit Reskrim Iptu Kusmayadi SH beserta anggota.
Awak media yang menghubungi Kanit Reskrim AKP Alex Chandra via WhatsApp, membenarkan kejadian tersebut.
“Ya benar, kita (petugas) yang sedang kring serse mencurigai gerak-gerik tiga orang laki-laki yang membawa tiga sepeda motor secara beriringan, dimana salah satu sepeda motor itu distep” ucap AKP Alex Chandra.
Lanjutnya, petugas kemudian memberhentikan ketiga motor itu, tapi dua motor melarikan diri, dan tinggallah satu motor yang distep. Dari hasil interogasi, pelaku inisial A (26 tahun) mengakui bahwa mereka mencuri sepeda motor Vario itu di jalanKebantenan III.
Sebelumnya, korban bernama Lukman melapor dengan LP/B/078/VIII/2022/Reskrim/Polsek Cilincing/Polres Metro Jakarta Utara/Polda Metro Jaya tanggal 12 Agustus 2022 dengan barang bukti satu unit sepeda motor Vario 150 Nopol R 6738 V, satu lembar STNK R 6738 V dan satu kunci kontak motor Vario 150.
“Untuk pelaku A akan kita jerat pasal 363 ayat 1 ke-4 KUHP dan 2 (orang) yang buron inisial Y dan K masih dalam pengejaran petugas” jelas AKP Alex Chandra.[marpan]







