TAPANULI UTARA, SINAR-BERITA.COM – Satu unit rumah permanen di desa Pangurdotan, kecamatan Pahae Julu, kabupaten Tapanuli Utara (Taput) terbakar, Jumat (18/3).
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Taput Aiptu W.Baringbing mengungkapkan, peristiwa kebakaran rumah diduga akibat pemilik rumah, DN (32) terlibat cekcok dengan suaminya AS (35) pada tengah malam.
Diketahui pasangan suami isteri yang telah dikaruniai tiga orang anak ini sudah pisah.
ranjang sejak beberapa waktu lalu setelah diketahui keduanya sering cekcok di dalam rumah tangga.
“DN dan AS diketahui sudah pisah ranjang karena keduanya sering cekcok, sehingga suaminya itu pun pergi meninggalkan istrinya dan pergi ke Pekan Baru,”ujar Baringbing kepada wartawan, Jumat (18/3).
Baringbing mengatakan, meskpun sudah pisah ranjang namun pada tengah malam kejadian, sang suami menghubungi isterinya itu (DN) melalui telepon seluler.
Saat itu sang isteri hanya seorang diri di dalam rumah, sedangkan ketiga orang anaknya saat itu tidur di rumah keluarga.
Namun pada saat sang suami menghubungi isterinya itu, diduga sang suami mengeluarkan kata-kata yang menyinggung perasaan isterinya itu.
“Adapun perkataan suaminya, diduga membuat isterinya tersinggung dan kesal yakni, Simpan dulu jas ku itu di lemari dengan baik. Apabila nanti aku kawin lagi, itu masih ku pakai” kata Barimbing menirukan ujaran AS ke istrinya DN.
Mendengar perkataan suaminya itu, si isteripun langsung naik pitam dan kesal. Dia pun langsung mengambil jas suaminya itu dari dalam lemari dan sembari mengambil mancis (korek api).
“Lalu jas suaminya itupun dibakar di dalam ruangan rumah dan apinya langsung menyambar ke pakaian lain dan dinding rumah,” tutur Baringbing.
Melihat api sudah semakin membesar dan merambah ke bagian rumah, lanjut Baringbing, isteri AS pun semakin bingung dan berusaha memadamkan api, namun tidak berdaya sehingga api pun akhirnya menghabiskan bagian rumah.
Baringbing menegaskan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp 50 juta, dan pihak Polres Taput saat ini sedang melakukan olah tempat kejadian peristiwa (tkp), dan memeriksa sejumlah saksi atas kejadian tersebut. [HS]







