Tegal, SinarBerita|Belakangan ini di Kabupaten maupun Kota Tegal banyak aduan di group jual beli Sosmed facebook (FB) terkait penipuan, ada yang tertipu saat jual handpone dan jual burung. Banyaknya postingan di group-group sosial media (sosmed) FB di wilayah Tegal, memampangkan foto terduga pelaku penipuan disertakan kronologinya. Sedangkan menurut korbannya, pelaku masih bisa terus mencari korban baru sehingga menimbulkan kekhawatiran akan bertambahnya korban penipuan.
Salahsatu korban, sebut saja RC, menjadi korban penipuan dalam kasus jual-beli burung, yang disebutkan tertipu oleh pelaku bernama Wahyudi Prabowo, viral di group sosmed salah satu korban jual burung yang ditipu oleh Wahyudi Prabowo yang lagi viral di groub sosmed Fb Kicau Mania BREGAS (Brebes, Tegal, Slawi).
“Awalnya saya memposting sepasang burung poksay disebuah groub Facebook pada hari Minggu (12/1/2025). Kemudian, esoknya, saya dihubungi lewat pesan whatshapp yang mengaku bernama Wahyudi Prabowo, menuliskan mau membeli burung saya,” ungkap RC kepadaawak media SinarBerita, Jumat (24/1/2025)
Ia menceritakan, esoknya, Senin (13/1) sekitar pukul 16.30 WIB Wahyudi Prabowo datang ke rumah RC, dan mengaku memiliki kios di Tirus Kota Tegal.
Kepada RC, orang yang mengaku bernama Wahyudi Prabowo mengatakan akan membeli burung RC dengan sistem pembayaran bayar besok hari, Selasa (14/1), de4ngan alasan akan dikirim ke Jakarta dengan sistem pembayaran Rekber (rekening bersama).
“Setelah kesepakatan dibuat diatas kwitansi bermatrai, dengan nominal harga transaksi jual-beli Rp3,6 juta, pelaku Wahyudi Prabowo memberikan foto KTP dan burung dibawa. Namun, sampai sekarang belum dibayar,”imbuh RC dengan miris.
Ia mengaku telah melaporkan kejadian tersebut ke Pelres Tegal Kota pada hari Selasa (21/1), dengan harapan pihak Kepolisian dapat cepat bertindak agar tidak ada korban berikutnya di wilayah hukum Polres Tegal.
Korban Lain Oleh Pelaku Yang Sama
Sementara itu, korban berikutnya juga mengaku telah diduga ditipu oleh nama yang sama yakni, Wahyudi Prabowo.
Arif mengaku dirinya tertipu saat jual handpone. Dengan modus yang sama, akan dibayar hari berikut, pembeli yang diduga penipu ini juga meninggalkan photo KTP, dan membawa telepon genggam yang hendak dijual oleh Arif.
“Kemudian wahyudi Prabowo berjanji bayar handpone saya dua hari ke depan, lalu membuatkan kwitanssi dan memberi foto KTP dirinya ke saya, dan handphone dibawa. Namun sampai sekarang belum juga di bayar,” tutur Arif.
Arif mengaku telah melaporkan hal itu ke Polres Tegal Kota pada hari Minggu (19/1), dengan harapan agar proses hukum berjalan sebagaimana mestinya, dan pihak Kepolisian mengupayakan menangkap pelaku secepatnya.
“Jangan melihat besar nilai kerugian korban,namun kejadian seperti ini cukup meresahkan,” tutur Arif. [Andi/Rico]







