Kulonprogo, sinarberita|Selain kegiatan pokok dalam mempelajari ilmu agama, pondok Pesantren Darussalam Pedukuhan Jimatan Jatirejo Lendah Kulonprogo juga melakukan aktifitas positif di bidang ekonomi kreatif yakni, memproduksi Tiwul Instant.
Hal itu diungkapkan oleh pengasuh ponpes Darussalam Pedukuhan Jimatan Kulonprogo Kyai Toha dalam bincang-bincangnya dengan jurnalis sinarberita.com, Kamis (14/11/2024).
“Keluarga Besar Pondok Pesantren Darussalam juga menjadi anggota Santri Preneur, dengan produk unggulan yaitu tiwul instant yang terbuat dari ketela pohon, diproses secara alami dan layak dikonsumsi penderita diabetes karena kadar gula rendah,” tutur Kyai Toha.
Dipaparkan Kyai Toha, proses pembuatan tiwul instant dimulai dengan menyiapkan bahan baku dari ketela pohon, dikupas dan dipotong-potong, kemudian direndam selama tiga hari, ditiriskan dan dijemur dibawah sinar matahari, direndam sekali lagi, dijemur lagi sampai kering.

Setelah kering masuk tahap penumbukan sampai menjadi tepung tambah air sedikit sampai menjadi butiran-butiran, kemudian dikukus sampai matang, kemudian dikeringkan sampai menjadi tiwul instant yang dapat dikemas.
“Untuk mengkonsumsi, cukup dengan merendam air selama 13 menit kemudian dikukus sampai matang dan siap disajikan, jelas Kyai Toha.
Pemasaran tiwul instant produk Ponpes Darussalam ini dilakukan melalui UMKM yang ada di Kabupaten Kulonprogo, dan rencananya akan mengembangkan pemasarannya keluar Kulonprogo diantaranya Jakarta dan kota lainnya.

“Adapun produk kemasan yang sudah beredar di pasaran adalah kemasan ukuran 500gram dengan harga 25 ribu rupiah, imbuhnya. [Budi Legowo Santoso]







