Jakarta, sinar berita|Institut Bisnis dan Informatika Kosgoro 1957 atau IBI K1957 melaksanakan wisuda ke-9 di Krakatau Ballroom Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Sabtu (18/5/2024). Wisuda hari itu diikuti oleh 394 wisudawan dan wisudawati dari tiga fakultas dan enam program kejuruan.
Seremonial wisuda ini dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Universitas Kosgoro 1957 Dr (HC) dr HR. Agung Laksono, Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 Dr. Dave Albarshah Fikarno BA ME, dan beberapa anggota DPR RI serta wali para wisudawan.

Dalam sambutannya, Ketua PPK Kosgoro 1957 Dave Albarshah menekankan perlunya sumber daya manusia (SDM) Indonesia terus melahirkan figur-figur akademisi terbaik yang bisa langsung masuk ke dunia usaha sebagai tenaga profesional yang diarahkan kedepannya untuk membuka lapangan pekerjaan baru.
“Kita butuh penguatan sumber daya manusia, dan juga membuka lapangan pekerjaan dengan mendorong usaha-usaha yang berkaitan dengan dunia digitalisasi, mulai dari sistem produksinya, sistem pengirimannya, pemasarannya dengan memanfaatkan ekonomi digital,” cetusnya.
Dirinya juga menjelaskan, perkembangan digitalisasi di Indonesia membutuhkan tenaga-tenaga terampil yang mesti dipersiapkan untuk menghadapi perkembangan digitalisasi ke depan.

“Para wisudawan dan segenap aktivitas akademisi yang ada di Indonesia khususnya di kampus Kosgoro ini, bisa cepat beradaptasi dengan perkembangan tersebut, bisa mengembangkan diri,” harap Dave.
Dave melanjutkan, dengan manfaatkan perkembangan digitalisasi dan memanfaatkan ilmu teknologi yang diperoleh selama pendidikan, kedepannya, jaringan usaha bisnis berbasis teknologi digitalisasi akan mudah diaplikasikan.
“Karena teknologi baru ini didorong adalah untuk memudahkan kehidupan kita. Tapi teknologi ini cepat berubah, kalau kita tidak mengikuti trend ini untuk mengisi perubahan zaman, pasti cost yang dibutuhkan akan lebih tinggi,” papar Dave Albarshah Fikarno, yang juga seorang anggota Komisi I di DPR RI itu.

Aditya Rahman, seorang wisudawan dari program studi istem informasi mewakili 394 wisudawan lainnya, menyampaikan rasa bahagia dan rasa syukurnya karena telah berhasil mencapai cita-cita yang diidamkannya.
“Alhamdulillah, pada hari ini kita semua dapat hadir bersama-sama di gedung the Krakatau Taman Mini Indonesia Indah, untuk menyaksikan saat-saat yang penuh arti terutama bagi para wisudawan 57, yang kini sedang duduk bersama kita. Saya bangga bisa berdiri di hadapan para peserta wisudawan dan hadirin yang memenuhi ruangan ini, dalam momen yang penuh makna hari ini,” tuturnya.
Aditya Rahman peraih Indeks Prestasi yang mencapai 3,96 ini mengungkapkan bahwa hasil perjuangan ini bukan milik dirinya pribadi melainkan kolaborasi dukungan dan dedikasi dari banyak pihak.
“Bapak Ibu yang berbahagia, hari ini kami resmi menjadi alumni ini K57. Kami adalah pembawa bendera dan Panji kebesaran almamater serta kami memiliki tugas dan tanggung jawab untuk memancarkan dan mengibarkan Panji dan bendera itu di tengah-tengah masyarakat Indonesia dan internasional,” imbuhnya.

Institu Bisnis & Informatika Kosgoro 1957 didirikan pada tahun 1988 dengan nama STIMA Kosgoro. Pada tahun 2012 berubah menjadi Institut Bisnis & Informatika Kosgoro 1957 atau disingkat IBI K57. Sejak tahun itu, IBI K57 telah mewisuda sebanyak 4.043 orang lulusan disiplin ilmu bisnis informatika. [S.Rd/*]







