Jakarta, sinar–berita.com| Untuk menekan angka pelanggaran lalulintas jelang Ramadhan 1447H, Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) menggelar Operasi Keselamatan Jaya 2026 dilapangan Presisi Polda Metro Jaya, Senin (2/2/26) .
Gelaran Operasi Keselamatan Jaya 2026 akan berlangsung selama 14 hari, mulai hari Senin ( 2 /2/26) -2026 ) hingga 15 febuari 2026, dengan melibatkan 2.939 personel gabungan yang terdiri dari Satgas Polda Metro Jaya sebanyak 1.086 personel, Satgas Res Jajaran 1.713 personel, Unsur TNI 80 personel, serta Satpol PP dan Dinas Perhubungan 60 personel.
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwanto, menjelaskan, Operasi Keselamatan 2026 mengedepankan langkah premitif dan preventif yang didukung penegakan hukum secara humanis.
“Operasi ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk membangun budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama, “Dekananto.
Ia mengungkapkan, Operasi Keselamatan Jaya 2026 menyasar sejumlah pelanggaran lalulintas yang meliputi, melawan arus, melebihi batas kecepatan, pengendara dibawah umur, tidak memakai helm, penggunaan knalpot tidak sesuai ketentuan, dan TNKB tidak sesuai peruntukan.
Penindakan dilakukan melalui ETLE statis, dan mobile, patroli Drone Persisi, serta penindakan manual dilapangan. Maria







