JAKARTA, SINAR-BERITA.COM – Selaku induk organisasi serikat pekerja PT Dukindo Lestari, Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia membuat laporan secara tertulis kepada menteri Ketenagakerjaan.
Hal ini dilakukan Aspek terkait tidak dibayarkannya tunjangan hari raya (THR) tahun 2021 dan 2022, serta PHK (pemutusan hubungan kerja) sepihak yang dilakukan managemen PT Dukindo Lestari terhadap 92 buruh perusahaan makanan dan minuman yang dikenal dengan nama Dunkin Donuts.
Aspek Indonesia juga meminta Kemenaker menindaklanjuti dan menindak tegas manajemen Dunkin Donuts.
Presiden Aspek Indonesia Mirah Sumirat SE menyampaikan hal tersebut dalam keterangan pers secara tertulis kepada media, Rabu (18/5/2022).
Mirah Sumirat menegaskan gerakan ‘Boikot Dunkin Donuts’ karena dirinya menilai, manajemen PT Dukindo Lestari telah melakukan tindakan sewenang-wenang terhadap pekerjanya.
Para pekerja tersebut adalah 35 orang pengurus dan anggota serikat pekerja (SP) Kintari, yang status hubungan kerjanya adalah tetap berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT).
“THR mereka tahun 2021 dan 2022 sampai saat ini belum dibayarkan oleh manajemen Dunkin Donuts padahal, berdasarkan surat edaran (SE) nomor. M/HK.04/1V/2022 tanggal 6 April 2022 tentang pelaksanaan pemberian THR keagamaan bagi pekerja/buruh di perusahaan, dinyatakan bahwa pemberian THR keagamaan merupakan kewajiban pengusaha untuk memenuhi kebutuhan pekerja/buruh dan keluarganya dalam merayakan Hari Raya Keagamaan” papar Mirah Sumirat dalam keterangannya.
Dirinya mendesak menteri Tenagakerja untuk memberikan sanksi tegas kepada manajemen Dunkin Donuts, atas ketidakpatuhan dalam membayar THR, baik itu sanksi administratif berupa teguran tertulis, pembatasan kegiatan usaha, atau penghentian sementara.
Mirah Sumirat menegaskan, Aspek Indonesia akan terus melakukan gerakan Boikot Dunkin Donuts, dengan melibatkan konfederasi serikat pekerja Indonesia (KSPI), sampai adanya kepastian para pekerja dipekerjakan kembali dan dibayar upah/gaji serta THR, selama mereka dirumahkan secara sepihak oleh managemen Dunkin Donuts.[Maria]







