Rabu, Oktober 14, 2026

Warga Perumahan Nusa Kirana Rorotan Cilincing Tolak Pembangunan FPSA

JAKARTA, SINAR-BERITA.COM – Rencana pemprov DKI Jakarta membangun fasilitas pengolahan sampah antara (FPSA) disekitar lingkungan perumahan Nusa Kirana kelurahan Rorotan kecamatan Cilincing Jakarta Utara mendapat penolakan dari warga Rorotan RT002 RW013 dan RW012.  

Penolakan tersebut tampak terlihat jelas dengan pemasangan sebuah spanduk pengumuman yang dipasang di pintu masuk perumahan atau pemukiman warga setempat.  

“Pengumuman itu bertuliskan, Kami warga Rorotan RT 002 RW 013 dan RW 012 Rorotan Kirana Legacy menolak dengan tegas rencana pembangunan fasilitas FPSA Pengolahan Sampah di wilayah kami” ujar seorang warga setempat. 

Lahan kosong milik PT Nusa Kirana ini memang dikenal sangat luas, bahkan sebagian lahan tersebut terdapat pohon-pohon besar tumbuh subur, rindang dan sejuk.  

Banyak warga Rorotan maupun warga kampung Sawah RW011 kelurahan Semper Timur Cilincing mendatangani wilayah ini untuk sekedar melepas lelah dari kegiatan rutin sehari-hari, sembari duduk-duduk dibawah pohon pinggiran danau, buatan developer perumahan Nusa Kirana. 

“Saya dan rekan kerja sering mampir ke pinggiran danau buatan ini sepulang kerja, beristirahat sekitar 30 menit, kemudian baru pulang ke rumah. Istirahat dibawah pohon tepian danau buatan ini kita senang senang saja,” tutur Hendri warga Semper Timur, Minggu (10/4/2022). 

Untuk diketahui, sampah rumah tangga menjadi penyumbang limbah terbesar di DKI Jakarta. Hal itu berdasarkan laporan terbaru Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) ITB. 

Laporan yang menggunakan metode sampling di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang menunjukkan 45,5 persen limbah merupakan sampah makanan atau sampah rumah tangga. Hasil tersebut tentu tidak mengagetkan, sebab jumlah penduduk Jakarta pada 2020 mencapai 10,6 juta. Sementara di Jabodetabek sejumlah 30 juta orang. 

Data dari Dinas Lingkungan Hidup Pemprov DKI Jakarta (DLH) pada 2014 menunjukkan timbunan sampah Jakarta di TPST Bantar Gebang sebanyak 5.665 ton per day (TPD), kemudian naik menjadi 7.424 tpd pada 2020. Sehingga terjadi kenaikan timbunan sampah sebanyak 30 persen dalam 5 tahun. Bahkan DLH DKI Jakarta memprediksi TPST Bantar Gebang akan mengalami kelebihan muatan untuk tahun berikutnya.  

Langkah Pemprov DKI Jakarta melakukan upaya strategis untuk mengurangi dan menangani persoalan sampah, salah satunya adalah membangun FPSA di dalam kota. FPSA dengan metode menggunakan teknologi pengelolaan sampah ramah lingkungan, yakni alat pemusnah sampah hydrodrive.  

Pengelolaan sampah menggunakan teknologi hidrodrive ini beberapa negara maju seperti Jepang, Australia, dan Austria terus ditingkatkan. Sebab, menurut data dari Eurostat, pada 2019 tren penggunaan teknologi alat pemusnah sampah hydrodrive terus meningkat sejak tahun 1995 sampai 2019. 

Tercatat dalam 25 tahun, lebih dari 1 miliar ton sampah di Eropa yang berhasil dimusnahkan dengan teknologi tersebut. Alat pemusnah sampah hydrodrive mampu mengurangi residu sampah hingga tersisa hanya 10 persen dan efisien dari segi operasional.  [timbo marpan]

 

 

 

RICHARD ARITONANGhttps://www.sinar-berita.com/
sinar-berita.com adalah media publikasi cetak dan online yang juga menggunakan facebook, twitter, instagram

Related Articles

COSMAX Indonesia Raih Sertifikasi AEO dari Dirjen Bea dan Cukai

Jakarta, sinar-berita.com| COSMAX Indonesia memperoleh sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pencapaian ini menempatkan...

COSMAX Indonesia Hadirkan Enam Poster di IFSCC 2026

Perth, sinar-berita.com| Memperkuat kehadirannya di panggung riset kosmetik global dalam Kongres Ke-36 International Federation of Societies of Cometic Chemists (IFSCC) 2026 yang diselenggarakan di...

PT COSMAX Indonesia Raih Most Immersive Award dan Sustainability Award

Kabupaten Tangerang, sinar-berita.com| Menghadirkan beragam inovasi produk dan konsep kecantikan serta merepresentasikan trend industri kecantikan tahun 2027, COSMAX Indonesia kembali ambil bagian dalam gelaran...

FPMI Datangi Mabes Polri, Desak Kapolri ‘Berantas’ Oknum Yang Coba Bekingi Mafia Gas

Jakarta, sinar-berita.com|Forum Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (FPMI), dipimpin Ketua Umumnya Shella Maulana, hari ini mendatangi Mabes Polri untuk menyampaikan sikap tegas terhadap maraknya mafia...

Aroma Limbah PT JPN Diduga Penyebab Siswa SMPN 4 Jombang Mual

Jombang, sinar-berita.com| Aktivitas belajar mengajar di SMPN 4 Jombang. Jawa Timur tergangggu akibat munculnya bau menyengat yang diduga berasal dari limbah cair pengolahan ayam...

Langgar Rambu Lalin, Sopir Truk Diduga Gunakan SIM Palsu

Jombang, sinar-berita.com|Saat melakukan patroli hunting, di jalan Cempaka desa Mojongapit Jombang Jawa Timur, petugas Unit Turjawali Polres Jombang Jawa timur temukan pengemudi truk yang...

PT SGS Jombang Terus Mangkir dalam Sidang Kasus PHK Buruh

Jombang, sinar-berita.com| Perusahaan kayu lapis PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) Kabupaten Jombang  Jawa Timur, kembali tidak hadir  dalam persidangan perkara perselisihan hubungan Industrial  yang...

Puntung Rokok, Diduga Pemicu Kebakaran Rumah di Tembelang Jombang

Jombang, sinar-berita.com| Bangunan rumah milik Supiah warga dusun Kontol kecamatan Tembelang kabupaten Jombang Jawa timur terbakar, Senin (21/9/2026). Kebakaran diduga dipicu puntung rokok mengenai...

Gelar RUPSLB, Ratu Kantongi Restu Pemegang Saham, Perkuat Penambahan Modal

Jakarta, sinar-berita.com|PT. Raharja Energi Cepu Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Selasa (8/9/2026). Acara Rapat yang diselenggarakan memperoleh persetujuan...
- Advertisement -

Latest Articles